PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS REFLEKTIF SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI POHON LITERASI

  • M Ziyan Takhqiqi Arsyad Pascasarjana Universitas Negeri Malang
Keywords: menulis reflektif, literasi, pohon literasi, reflective writing, literacy, literacy trees

Abstract

Abstract

Writing as initial literacy is a prerequisite for individual participation in the wider environment. Indonesian language learning in the 21st century not only teaches students how to master a set of skills, but also how to use them optimally. Low writing skills can hinder students' progress in learning. In SDN Percobaan 2, Malang City, students' writing tends to describe knowledge only and does not reflect what students experience or understand from their perspective. Seeing these problems, learning should be developed. The literacy tree is an alternative to developing students' writing skills in elementary schools. Based on these problems the purpose of this study is to describe the students' reflective writing skills developed using the literacy tree. This research uses a qualitative approach with document studies. The data source of this research is the results of student writing after going through writing training activities. The data in this study are text exposures that contain ideas and sequence structure of ideas. The data collection technique of this research used the documentation technique. The first finding students write the sequence of activities in seven branches of literacy trees. That is, students can write down seven activities that they have done. The second finding, students' reflective writing reflects ideas according to topic and impressions when doing learning activities.

 

Abstrak

Menulis sebagai literasi awal merupakan prasyarat partisipasi individu dalam lingkungan yang lebih luas. Pembelajaran bahasa Indonesia pada abad ke-21 bukan hanya mengajarkan bagaimana siswa menguasai sepaket keterampilan, melainkan juga bagaimana dapat mengunakannya dengan optimal. Rendahnya keterampilan menulis dapat menghambat kemajuan siswa dalam pembelajaran. Di SDN Percobaan 2 Kota Malang tulisan siswa cenderung memaparkan pengetahuan semata dan kurang merefleksikan apa yang siswa alami atau pahami dari perspektif mereka. Melihat permasalahan tersebut, sudah selayaknya pembelajaran harus dikembangkan. Pohon literasi merupakan alternatif untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa di sekolah dasar (SD). Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan menulis reflektif siswa yang dikembangkan memanfaatkan pohon literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi dokumen. Sumber data penelitian ini adalah hasil tulisan siswa setelah melalui kegiatan pelatihan menulis. Data pada penelitian ini adalah paparan teks yang memuat gagasan dan urutan struktur ide. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Temuan pertama siswa menuliskan urutan kegiatan dalam tujuh cabang pohon literasi. Artinya, siswa dapat menuliskan tujuh kegiatan yang sudah mereka lakukan. Temuan kedua, tulisan reflektif siswa merefleksikan gagasan sesuai topik dan kesan ketika melakukan kegiatan pembelajaran.

Published
2020-04-29