KURIKULUM 2013 ‘MERAJUT KEBERSAMAAN DALAM KEBHINEKAAN MELALUI PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK'

  • Titik Rohmatin STKIP PGRI Sidoarjo
Keywords: Character Education, Students, Bhineka, 2013 Curriculum, Kebhinekaan, Kurikulum 2013, Pendidikan Karakter, Peserta Didik

Abstract

Abstract

               

As far as the society civilization developed, education has to be able to answer the future challenges. Indonesia’s education is obligated to face the 4.0 industrial revolution era. There are three aspects in the education institution that must be balanced-undergo. Those are scholars and professionals. They must be able to run and co-operate the education system maximally. Indonesia is consisted of variousrace and religion. If those differences could not be navigated, they would be obstacles in the education system implementation. Students will be the main role model as the future generation successor. Also, students have to maintain the Bhineka through character education to face the future challenges. This paper is aimed to create the student’s tolerance and cooperation through education character system based on 2013 Curiculum. This curriculum is focusing on learning system that navigated to character education strengthening. Those character educations are nationalism behavior development, integrity, independent, mutual assistance and religious. Those are also expected to implement that could be as an effort to maintain the Bhineka.

 

Abstrak

Seiring berkembangnya peradaban dan zaman, pendidikan harus mampu menjawab tantangan dimasa mendatang. Pendidikan di Indonesia harus mampu menghadapi era revolusi industry 4.0. Ada tiga aspek dalam lembaga pendidikan yang harus berjalan seimbang, yakni tenaga pendidik, sistem pendidikan, dan peserta didik yang berkompeten. Dalam hal ini, peserta didik dan tenaga pendidik harus mampu bekerja sama melaksanakan sistem pendidikan dengan maksimal. Indonesia terdiri dari beberapa suku, ras dan agama. Apabila perbedaan tersebut tidak diarahkan maka akan menjadi penghambat dalam pelaksanaan sistem pendidikan. Peserta didik menjadi tokoh utama sebagai penerus generasi bangsa. Peserta didik harus mampu mempertahankan kebhinekaan melalui pendidikan karakter untuk menghadapi tantangan di masa depan. Makalah ini ditulis dengan tujuan agar peserta didik dapat membangun kerja sama dan toleransi melalui program pendidikan karakter berdasarkan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 menitikberatkan sistem pembelajaran yang mengarahkan pada penguatan pendidikan karakter. Adapun pendidikan karakter yang dimaksud adalah pengembangan sikap nasionalisme, integritas, mandiri, gotong royong, dan religius. Diharapkan melalui kurikulum 2013 peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter yang bisa dijadikan salah satu upaya untuk mempertahankan kebhinekaan.

Published
2020-04-29