Abstract

Kebebasan hak untuk berbicara agaknya menjadi kebablasan ketika si pembicara tidak memahami fungsi hakiki bahasa menurut Sudaryanto (2014) yaitu bahasa berfungsi sebagai alat untuk mengembangkan akal budi dan memelihara kerjasama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran maksim dalam prinsip kesantunan komentar pembaca berita tokoh politik  di surat kabar online detik.com. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diambil dari komentar pembaca dalam berita politik di media sosial, khususnya pemberitaan mengenai tiga tokoh politik yang terkenal pada saat ini yaitu Prabowo Subianto, Jokowi dan Amien Rais. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya  pelanggaran prinsip kesantunan, yeng terdapat dalam maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian. Pelanggaran prinsip kesantunan paling banyak ditemukan pada pemberitaan tokoh politik Amien Rais.


Kata Kunci: Pelanggaran Prinsip Kesantunan, Komentar Berita, Pragmatik