Abstract

Beberapa tujuan pembelajaran matematika adalah memiliki kemampuan untuk berkomunikasi, memberikan alasan, dan membuktikan konsep matematika. Kemampuan berkomunikasi menjadi hal yang penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam penyampaian ide atau konsep matematis secara tepat dan jelas. Kemampuan memberikan alasan matematis secara tertulis dan lisan adalah bagian dari komunikasi matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kemampuan siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi dan rendah dalam memberikan alasan matematis pada pembuktian teorema Pythagoras. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menganalisis langkah-langkah pembuktian yang disertai alasan matematis, baik secara tertulis maupun lisan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi memiliki kemampuan memberikan alasan matematis lebih baik, tepat dan jelas dibanding siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah. Selain itu, kemampuan siswa dalam memberikan alasan matematis secara tertulis lebih baik dibandingkan secara lisan. Hal tersebut terlihat dari sistematika langkah pem- buktian yang tepat dan banyaknya alasan matematis yang diberikan. Pada pembuktian lisan, siswa melakukan kesalahan prosedur dalam penjabaran dan penyederhanaan bentuk matematika.