Abstract

Artikel ini menyajikan hasil penelitian tentang prol berpikir kritis siswa laki dan perempuan dalam mennyelesaikan soal cerita matematika SMA topik SPLDV. Subyek penelitian ini adalah 3 siswa laki dan perempuan kelas X SMA Al-Hikmah Surabaya yang memiliki kemampuan tinggi relatif sama yaitu 80. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal cerita (SC) dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gender laki dan perempuan memiliki kemampuan berpikir kritis yang relatif sama. Namun, siswa dengan gender laki lebih cenderung mengalami kesulitan dalam hal ketelitian. Sedangkan siswa dengan gender perempuan lebih cenderung hanya dapat menyelesaikan soal jika telah diberikan contoh penyelesaian sebelumnya sehingga akan merasa kesulitan jika dihadapkan dengan permasalahan baru yang belum pernah dikerjakan.