Abstract

Masalah non rutin merupakan masalah yang dapat memunculkan kemampuan pemacahan masalah siswa, yaitu dengan memberikan soal bersifat Open-Ended kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengacu pada strategi penyelesaian permasalahan matematika ditinjau dari kemampuan matematika siswa tinggi, sedang, dan rendah. Hasil dari penelitian ini bahwa terdapat perbedaan strategi penyelesaian matematika pada tiap kemampuan matematika siswa. Strategi penyelesaian matematika oleh siswa berkemampuan matematika tinggi menggunakan strategi berpikir logis, siswa berkemampuan sedang menggunakan strategi berpikir logis dan menebak, dan siswa berkemampuan rendah menggunakan strategi menebak-nebak.