PENGARUH METODE JARIMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR PERKALIAN SISWA KELAS III SD Negeri KEBONCANDI
Abstract
Siswa kelas tiga SDN Keboncandi, Kabupaten Pasuruan, terus memperlihatkan kemampuan di bawah rata-rata dalam konsep matematika yang diajarkan di kelas. Awalnya, 64% siswa tidak mampu mencapai KKM karena kesulitan memahami konsep perkalian. Murid kelas tiga SDN Keboncandi diuji kemampuan perkaliannya mempergunakan metode Jarimatika. Jika anak Anda kesulitan
memahami perkalian dari 6 sampai 10, cobalah metode Jarimatika, teknik berhitung yang menyenangkan mempergunakan jari. Para peneliti dalam studi ini mempergunakan metodologi kuantitatif dan desain pretest-posttest satu kelompok untuk eksperimen pendahuluan mereka. Pengujian dan observasi dipakai untuk mengumpulkan data, yang dianalisis mempergunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t berpasangan SPSS 27. Temuan dari analisis data memperlihatkan metode
Jarimatika memiliki pengaruh yang menguntungkan dan signifikan secara statistik terhadap penguasaan konsep perkalian siswa dalam matematika. Hasil menguji hipotesis t sampel berpasangan memperlihatkan pengaruh signifikan ini dengan angka signifikansi Sig. (2-tailed) <0,001, secara signifikan lebih rendah daripada standar signifikansi 0,05 (<0,001 < 0,05). Bukti lain yang mendukung efek menguntungkan ini adalah perbedaan angka rata-rata (Mean) sejumlah -23,929. Ini memperlihatkan, rata-rata, skor post-test siswa jauh melebihi skor pre-test mereka setelah perlakuan. Sebagai alternatif dari metode pengajaran matematika tradisional, pendekatan ini berpotensi menarik, menghibur, dan menginspirasi siswa.
