PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DI KELAS IV SD
Abstract
Dalam hal penguasaan konsep perkalian, siswa kelas empat di SD Negeri Bajangan terus menunjukkan hasil yang mengecewakan. Masalah ini muncul karena metode pengajaran sebelumnya lebih mengandalkan ceramah di kelas dan hafalan materi yang telah diajarkan sebelumnya. Siswa menunjukkan partisipasi yang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran dan, akibatnya, motivasi yang lebih rendah untuk memahami isi ketika mereka terlibat dalam pola pembelajaran
seperti itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik model pembelajaran matematika Teams Games Tournament (TGT) bekerja untuk siswa. Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research/CAR), berdasarkan model Kemmis dan Taggart, digunakan dalam penelitian ini. Pendekatan ini terdiri dari empat tahap: perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Dari 38 siswa kelas empat di SD Negeri Bajangan, 38 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan mengamati guru saat bekerja dan dengan memberikan tes untuk mengukur kemajuan belajar siswa. Pertanyaan diberikan menggunakan lembar observasi, esai singkat, dan format
pilihan ganda. Metode analisis data kuantitatif deskriptif digunakan, dengan fokus pada kelengkapan individu dan klasik yang diukur dengan Minimum Completion Minimum (KKM) sebesar 75. Studi ini dilakukan dalam dua siklus. Sayangnya, indikator keberhasilan penelitian tidak tercapai pada Siklus I, karena skor rata-rata mencapai 78,2 dengan persentase kelengkapan 76,9%. Siklus II menunjukkan peningkatan pada sistem melalui manajemen waktu yang lebih baik, instruksi yang lebih baik, dan peningkatan operasional permainan dan turnamen. Akibatnya,
indikator keberhasilan tercapai dengan nilai rata-rata 86,7% dan tingkat penyelesaian 92,3%. Hasil pembelajaran siswa meningkat setelah menggunakan model TGT, menurut hasil penelitian. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi, kerja sama, dan persaingan sehat sebagai hasil dari peningkatan keterlibatan dengan materi.
