Penggunaan  Media Video Pada Materi Perubahan  Energi Kelas IV Sekolah Dasar Untuk  Meningkatkan Pemahaman  Siswa

Authors

  • Binti Isnaini, Wulida Arina Najwa, M.Misbachul Huda STKIP Al Hikmah Surabaya Author

Abstract

Media pembelajaran digunakan sebagai alat penunjang proses belajar untuk membantu  siswa  memahami  materi  pelajaran dengan lebih efektif. Meskipun demikian,  faktanya  masih  banyak  pendidik  yang  tetap  menggunakan  cara mengajar  konvensional.Metode konvensional  artinya  metode  pembelajaran tradisional  yang  umum  digunakan  disekolah,yang  berpusat  pada  guru  dan melibatkan ceramah,pemberian tugas, dan penilaian. Hal tersebut menyebabkan 
siswa menjadi bosan, tidak fokus dan mengantuk saat pembelajaran berlangsung. Maka seiring berkembangnya zaman penting bagi guru untuk menggunakan media pembelajaran sesuai dengan generasi siswa sehingga siswa  dapat memahami materi dengan efektif dan lebih menyenangkan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa efektif pembelajaran menggunakan media video
dalam meningkatkan pemahaman siswa,mengevaluasi dan menilai dampak dari penggunaan media video untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar. Metode penelitian ini menggunakan  metode penelitian Tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri,dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru,sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Pada
penelitian ini menggunakan metode penelitian tindak kelas (PTK) yang memiliki 4 tahapan :perencanaan,tindakan,pengamatan,dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar tes,observasi dan wawancara. Instrumen pada penelitian ini dengan lembar tes,observasi,dan wawancara. Teknis analisis yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di kelas IV SDIT Iqro' Bina Umat Malang dengan jumlah 21 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media video dapat meningkatkan 
pemahaman siswa,Hal tersebut terlihat dari   pretest dari 21 siswa sebanyak 43%  mampu melampaui nilai   KKM. Kemudian setelah tindakan terjadi peningkatan nilai siswa dalam posttest menjadi 81% siswa mendapat nilai diatas KKM.Selain itu  peningkatan juga terlihat  pada hasil  observasi pada pertemuan pertama diperoleh persentase sebesar 87%  kemudian di  pertemuan kedua  meningkat menjadi 96%.

Downloads

Published

2026-01-29