UPAYA  GURU  DALAM  MENGATASI  KESULITAN  MEMBACA  PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS 1 SDIT BAITUL ‘IZZAH

Authors

  • Lana Fauziyah STKIP Al Hikmah Surabaya Author

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru  dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan peserta didik kelas 1 SDIT Baitul 'Izzah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas dan 23 peserta didik kelas I SDIT Baitul 'Izzah tahun pelajaran 2025/2026. Data  dikumpulkan melalui  observasi, wawancara,  dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil 
penelitian  menunjukkan  bahwa  17,39%  peserta  didik  mengalami  kesulitan membaca  permulaan  dengan  tiga  level  keparahan:  kesulitan  berat  (belum mengenal huruf), kesulitan sedang (mengenal huruf tetapi belum konsisten), dan kesulitan ringan (bisa membaca tetapi  belum  memahami  isi  bacaan). Faktor penyebab  kesulitan  meliputi  masalah  kesehatan,  gangguan  fokus  (ADHD), minimnya motivasi belajar, dan kurangnya kesiapan belajar. Upaya guru dalam
mengatasi kesulitan membaca  berada pada kategori baik dengan skor 82%, meliputi:  pembelajaran  berdiferensiasi  dengan  metode  tutor  teman  sebaya, penggunaan media pembelajaran berjenjang, pendampingan individual melalui jam  tambahan, teknik membaca bertahap, pemberian motivasi  dan penguatan positif, serta kolaborasi dengan orang tua. Kombinasi strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca peserta didik, yang ditunjukkan oleh perkembangan kemampuan membaca  yang lebih  baik,  antusiasme tinggi, dan terbangunnya  budaya  saling  membantu  antar  peserta  didik.  Penelitian  ini menyimpulkan  bahwa  pendekatan  diferensiasi  yang  mempertimbangkan karakteristik individual peserta didik serta kolaborasi antara guru, peserta didik, dan orang tua memberikan kontribusi positif terhadap keberhasilan pembelajaran membaca permulaan

Downloads

Published

2026-01-29