CAMPUR KODE GURU DALAM PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR KELAS XI A MA SABILUNNAJAH WATUTULIS PRAMBON SIDOARJO

Authors

  • Febri Prasetyo , Ady Dwi Achmad Prasetya , Rian Surya Putra STKIP Al Hikmah Surabaya Author

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  bentuk  dan pengaruh 
campur  kode  guru  dalam  pembelajaran  teks  prosedur  di  kelas  XI  A  MA Sabilunnajah  watutulis  prambon  sidoarjo.  Penelitian  ini menggunakan  metode kualitatif  dengan  teknik  pengumpulan  data  observasi,  wawancara,  dan dokumentasi. Subjek penelitian ini ialah guru. Data yang diperoleh dari penelitian ini ialah campur  kode  guru  dalam  pembelajaran teks  prosedur  kelas  XI  A MA Sabilunnajah  watutulis  prambon  sidoarjo,  teknik  analisis  data  meliputi Pengumpulan  Data,  Kondensasi  Data,  Penyajian  data,  dan  Penarikan 
Kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa campur kode yang telah ditemukan  terdapat  campur  kode  ke  dalam,  sehingga  muncul  dalam  berbagai bentuk,  seperti  kata,   frasa,  perulangan  kata,  dan  klausa.  Adapun  yang mempengaruhi guru melakukan campur kode ialah  melihat latar belakang siswa yang  kebanyakan  santri.  Pengaruh  positif  dari  penggunaan  campur  kode  yang telah guru lakukan, bahwa siswa lebih cepat memahami pelajaran, lebih sering terlibat kedalam pembelajaran, dan hubungan guru dengan siswa menjadi lebih akrab.  Akan  tetapi,  terdapat  juga  pengaruh  negatif,  yaitu  berkurangnya  rasa kesopanan siswa saat berbahasa karena terbawa penggunaan bahasa sehari-hari dan menyepelekan guru. Salah satu temuan penelitian ini juga menyebutkan bahwa penggunaan  campur  kode  disaat  pembelajaran  terkadang  itu  diperlukan  agar 
materi lebih mudah dipahami oleh siswa, terasa lebih akrab dengan siswa, dan disaat pembelajaran lebih nyaman atau lebih hidup. Dapat disimpulkan, bahwa penelitian ini menegaskan campur kode dapat berfungsi sebagai alat pembelajaran yang  pas  dalam  konteks  pembelajaran  yang  latar  belakang  siswa  kebanyakan santri, walaupun penggunaannya tetap perlu diperhatikan supaya ketika proses belajar  mengajar  tidak  disepelekan  oleh  siswa,  dan  ketika  sesi  tanya  jawab 
diharapkan siswa menjawab dengan sopan

Published

2026-07-16