Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Baitussalam
Abstract
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif siswa. Namun, kenyataannya pembelajaran matematika di sekolah masih didominasi oleh metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan dalam menyelesaikan soal yang menuntut pemikiran tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Baitussalam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Posttest Only Control Group Design, melibatkan dua kelas yang dipilih secara cluster random sampling, yaitu kelas eksperimen dengan model PBL dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes uraian berdasarkan langkah pemecahan masalah menurut Polya. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal (Sig. eksperimen = 0,121 dan kontrol = 0,200) dan homogen (Sig. Levene’s Test = 0,926 > 0,05). Uji-t dua sampel independen menghasilkan nilai signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar menggunakan model PBL dan yang diajar secara konvensional. Nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 21,18 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 12,00, dengan selisih 9,18 poin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model PBL terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional karena mampu meningkatkan aktivitas belajar, pemahaman konsep, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran matematika.

